![]() |
| Tim Peneliti Festival 3 Sungai Bulukumban, menempatkan alat uji Penangkap Mikroplastik udara di depan kantor Bupati Bulukumba Selasa (10/8/2026) |
Ancaman El Nino mulai dirasakan masyarakat Indonesia, di Pulau Jawa beberapa daerah mengalami kekeringan dan peningkatan suhu udara. Di Bulukumba ancaman ini bertambah serius saat team peneliti Ecoton dan Aliansi Festival 3 Sungai Bulukumba menemukan tingginya kadar kontaminasi mikroplastik di Udara Bulukumba. 10-11 Agustus 2026 Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan (Basah) bersama aliansi komunitas Festival 3 Sungai Bulukumba melakukan penelitian kontaminasi mikroplastik di Udara Kota Bulukumba dan menemukan bahwa udara kota Bulukumba telah tercemar Mikroplastik, bahkan jika dibandingkan penelitian serupa pada September 2025 kondisi tahun ini jumlah partikel mikroplastiknya meningkat 5 kali lipat. “dari 6 lokasi yang kami uji kadar mikroplastiknya rata-rata 10 partikel mikroplastik dalam 1 jam, sedangkan penelitian tahun 2025 hanya ditemukan 2 partikel mikroplastik per jam” ungkap Sofi Azilan Aini, lebih lanjut peneliti mikroplastik Ecoton ini menyebutkan 6 lokasi penelitian tahun 2026 meliputi : Jalan Panjaitan, Taman Kota, Depan Kantor Bupati Bulukumba, depan Kantor DPRD Bulukumba, Pantai Merpati dan Desa Kahayya sebagai control.

