Senin, 01 Juni 2026

Kali Surabaya Seperti Sungai-Sungai Eropa?

Bangunan Diatas Bantaran Kali Surabaya bergaya Eropa jaman pertengahan
Bisa jadi daya tarik Wisata. (Dok Akamsi)

Aksi Ngintir Kali Surabaya Senin (1/Juni/2026) memasuki wilayah Kelurahan Warugunung, kondisi bantaran sungai dihiasi dengan bangunan kos-kosan, bangunan pabrik  dan gudang-gudang usaha. “saat memasuki wilayah Kelurahan Warugunung bantaran sungai dijejali dengan bangunan, lebih dari 254 bangunan berjejer dari Warugunung hingga jembatan Karangpilang” ungkap Dialan Sono, lebih lanjut aktivis Aliansi Komunitas Penyelamat Bantaran Sungai (Akamsi) menjelaskan bahwa bangunan-bangunan ini memberikan nuansa di Venesia, Italia sehingga saat berenang  menyusuri terasa seperti berwisata di Eropa.

Aksi Ngintir Kali Surabaya dilakukan dalam rangka mengkampanyekan penyelamatan ikan-ikan Kali Surabaya, sebelumnya tim peneliti Perikanan dari Indonesia, Inggris, dan Malaysia menemukan 35 Spesies ikan air tawar di Kali Surabaya. Keberadaan ikan-ikan ini menjadi harapan pulihnya kualitas air Sungai Brantas.

Minggu, 31 Mei 2026

Ngintir Kali, Campaign Encourages Public to Love Brantas River Fish

The ECOTON team carried out a 'Ngintir Kali' (Drifting and swiming in the
River current) along the Surabaya River on Sunday (May 31).

(Ngintir Kali = drifting and Swimming in the river current)

May 31, 2026 / Surabaya – “The Brantas River still has the potential to recover and once again become a thriving fish habitat. Recent research has documented 34 fish species in the Surabaya River and 42 fish species in the Brantas River. These findings can serve as a strong foundation for the people of East Java to restore the water quality of both the Brantas and Surabaya Rivers,” said Rulli Mustika Adya, Director of Posko Ijo. Rulli emphasized the need for a large-scale public campaign to introduce native Brantas River fish species to the people of East Java.

Populer