![]() |
| Bangunan Diatas Bantaran Kali Surabaya bergaya Eropa jaman pertengahan Bisa jadi daya tarik Wisata. (Dok Akamsi) |
Aksi Ngintir Kali Surabaya Senin (1/Juni/2026) memasuki wilayah Kelurahan Warugunung, kondisi bantaran sungai dihiasi dengan bangunan kos-kosan, bangunan pabrik dan gudang-gudang usaha. “saat memasuki wilayah Kelurahan Warugunung bantaran sungai dijejali dengan bangunan, lebih dari 254 bangunan berjejer dari Warugunung hingga jembatan Karangpilang” ungkap Dialan Sono, lebih lanjut aktivis Aliansi Komunitas Penyelamat Bantaran Sungai (Akamsi) menjelaskan bahwa bangunan-bangunan ini memberikan nuansa di Venesia, Italia sehingga saat berenang menyusuri terasa seperti berwisata di Eropa.
Aksi Ngintir Kali Surabaya dilakukan dalam rangka mengkampanyekan penyelamatan ikan-ikan Kali Surabaya, sebelumnya tim peneliti Perikanan dari Indonesia, Inggris, dan Malaysia menemukan 35 Spesies ikan air tawar di Kali Surabaya. Keberadaan ikan-ikan ini menjadi harapan pulihnya kualitas air Sungai Brantas.

