“Mimo also encourages young people to use social media to campaign about the dangers of single-use plastics in food packaging,” said Sofi Azilan Aini. The Ecoton microplastic researcher further explained that Mimo is expected to become a companion for young people, inspiring them to take concrete action in addressing the environmental crisis caused by the widespread use of single-use plastics. “Knowledge is gained when students learn about different types of microplastics and their impacts on the human body; skills are developed when students collect samples from leaves, skin, and beverages packaged in plastic; while attitude is shaped after students receive education that they can later share with their parents and the communities around them.”
SUNGAI NUSANTARA
Suara Keadilan Untuk Sungai Dan Lahan Basah Indonesia
Senin, 31 Agustus 2026
Selasa, 11 Agustus 2026
Mikroplastik Memanaskan Bulukumba di Tengah El Niño
![]() |
| Tim Peneliti Festival 3 Sungai Bulukumban, menempatkan alat uji Penangkap Mikroplastik udara di depan kantor Bupati Bulukumba Selasa (10/8/2026) |
Ancaman El Nino mulai dirasakan masyarakat Indonesia, di Pulau Jawa beberapa daerah mengalami kekeringan dan peningkatan suhu udara. Di Bulukumba ancaman ini bertambah serius saat team peneliti Ecoton dan Aliansi Festival 3 Sungai Bulukumba menemukan tingginya kadar kontaminasi mikroplastik di Udara Bulukumba. 10-11 Agustus 2026 Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan (Basah) bersama aliansi komunitas Festival 3 Sungai Bulukumba melakukan penelitian kontaminasi mikroplastik di Udara Kota Bulukumba dan menemukan bahwa udara kota Bulukumba telah tercemar Mikroplastik, bahkan jika dibandingkan penelitian serupa pada September 2025 kondisi tahun ini jumlah partikel mikroplastiknya meningkat 5 kali lipat. “dari 6 lokasi yang kami uji kadar mikroplastiknya rata-rata 10 partikel mikroplastik dalam 1 jam, sedangkan penelitian tahun 2025 hanya ditemukan 2 partikel mikroplastik per jam” ungkap Sofi Azilan Aini, lebih lanjut peneliti mikroplastik Ecoton ini menyebutkan 6 lokasi penelitian tahun 2026 meliputi : Jalan Panjaitan, Taman Kota, Depan Kantor Bupati Bulukumba, depan Kantor DPRD Bulukumba, Pantai Merpati dan Desa Kahayya sebagai control.
Langganan:
Postingan (Atom)
Populer
-
river expedition team exploring the steep hills of South Aceh, July 2022 Riding a 2018 Honda CRF 150 cc Trail Motorcycle, Prigi Arisandi and...
-
limbah Cair PT Mount Dream Indonesia Kali Surabaya berabad-abad lamanya menghidupi Manusia untuk air minum, Sejak 70an air nya juga di...
-
Pemantauan Limbah Cair PT Pakerin dalam Episode Ekspedisi3Sungai Tim Ekspedisi Sungai Nusantara sejak Maret 2022 Hingga Desember 2022 telah ...
-
Brigade Evakuasi Popok (BEP_Beroperasi di Jembatan Dinoyo Kutorejo Kabupaten Mojokerto - pemburu popok mengejar target musim kemarau. ...
-
Aeshnina Holding a plastic trash bag from the target supermarket Following up on ongoing shipments of plastic waste from the United States t...

