![]() |
| (24/10) Daru Setyorini sedang melakukan Biotilik. Pengamatan makroinvertebrata pada vegetasi air Kali Surabaya |
BIOTILIK merupakan salah satu inovasi pemantauan kesehatan sungai yang dikembangkan dan diterapkan dalam kerja konservasi sungai oleh Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton). Metode ini menggunakan makroinvertebrata bentik—organisme tidak bertulang belakang yang hidup di dasar perairan—sebagai indikator biologis untuk menilai kondisi ekosistem sungai. Dalam Panduan Penilaian Kesehatan Sungai melalui Pemeriksaan Habitat Sungai dan BIOTILIK, terbitan ECOTON tahun 2011, yang mencantumkan Daru Setyo Rini, S.Si., M.Si. sebagai penyusun. Panduan tersebut menyebut petunjuk teknis dari Prof. Vincent H. Resh, ahli ekologi perairan tawar dari University of California, Berkeley. Daru Setyorini menjadi inisiator dalam penyusunan dan pengembangan panduan BIOTILIK. Pada tahun 2013 BIOTILIK tidak berhenti sebagai panduan teknis. Metode ini mulai digunakan dalam kegiatan pemantauan sungai bersama masyarakat, termasuk ibu-ibu PKK di Gresik dan pelatihan di DAS Ciliwung. Pada 2024, ECOTON mendokumentasikan penggunaan BIOTILIK dalam kegiatan citizen science di Sungai Balantieng, Sulawesi Selatan, yang melibatkan 13 komunitas masyarakat. Ini merupakan contoh konkret perluasan penerapan metode di luar Jawa Timur.

